Jakarta - Timnas Indonesia menorehkan kemenangan dramatis dengan skor 3-2 atas Thailand dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (28/10/2025) malam. Kemenangan ini menjadi modal penting bagi skuad asuhan Shin Tae-yong dalam perjalanan menuju putaran final Piala Dunia.
Pertandingan berjalan sengit sejak menit awal. Thailand tampil agresif dengan menguasai penguasaan bola di babak pertama dan berhasil unggul 2-0 melalui gol Suphanat Mueanta di menit ke-23 dan Teerasil Dangda di menit ke-38. Keadaan semakin sulit bagi Indonesia ketika Thailand bermain dengan sangat disiplin dalam menjaga lini pertahanan mereka.
Kebangkitan di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Shin Tae-yong melakukan perubahan taktik dengan memasukkan Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman. Keputusan ini terbukti tepat ketika Indonesia mulai menguasai permainan dan menciptakan peluang-peluang berbahaya.
Gol pertama Indonesia datang di menit ke-67 melalui tandukan keras Jordi Amat memanfaatkan sepak pojok yang dilepaskan Rizky Ridho. Gol ini membangkitkan semangat skuad Garuda dan 80.000 suporter yang memadati GBK. Stadion pun bergemuruh dengan yel-yel dukungan yang semakin menggelegar.
Indonesia terus menekan pertahanan Thailand yang mulai terlihat kelelahan. Di menit ke-82, Marselino Ferdinan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 dengan tendangan jarak jauh yang membentur tiang sebelum masuk ke gawang. Gol spektakuler ini membuat suasana stadion menjadi semakin panas.
Drama di Menit Akhir
Ketika pertandingan sepertinya akan berakhir dengan skor imbang, Rafael Struick tampil sebagai pahlawan. Di injury time menit ke-90+4, striker naturalisasi asal Belanda ini menerima umpan terobosan dari Egy Maulana Vikri dan dengan tenang menyelesaikannya dengan tembakan keras ke pojok bawah gawang Thailand.
Stadion GBK meledak. Para pemain Indonesia berlarian ke tribun untuk merayakan gol kemenangan bersama suporter. Shin Tae-yong yang biasanya kalem pun tampak melompat kegirangan di pinggir lapangan.
“Ini adalah kemenangan tim. Anak-anak tidak pernah menyerah meskipun tertinggal dua gol. Mental mereka sangat kuat dan ini yang saya banggakan,” ujar Shin Tae-yong dalam konferensi pers pascapertandingan.
Implikasi untuk Kualifikasi
Kemenangan ini mengangkat Indonesia ke posisi kedua klasemen Grup C dengan 13 poin dari 7 pertandingan, hanya selisih satu poin dari pemuncak klasemen Jepang. Thailand yang sebelumnya menempel ketat kini tertinggal 3 poin di posisi keempat.
Pelatih Thailand, Alexandre Polking, mengakui timnya kalah dari segi mental. “Indonesia bermain dengan hati. Mereka memiliki dukungan suporter luar biasa yang membuat pemain kami tertekan di menit-menit akhir,” katanya.
Kapten Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam, menyatakan bahwa kemenangan ini harus menjadi motivasi untuk pertandingan-pertandingan selanjutnya. “Kami membuktikan bisa mengalahkan tim sekelas Thailand. Tapi ini baru langkah awal, masih banyak pertandingan berat di depan,” ucap bek Jeonbuk Hyundai Motors ini.
Indonesia akan menjalani pertandingan tandang menghadapi Arab Saudi pada 15 November mendatang. Laga tersebut akan menjadi ujian sesungguhnya bagi skuad Garuda yang sedang dalam performa terbaiknya di era kepelatihan Shin Tae-yong.
Dengan dukungan penuh dari seluruh rakyat Indonesia dan performa konsisten para pemain, mimpi untuk lolos ke Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada semakin terasa nyata. Atmosfer sepakbola Indonesia yang semakin membaik menjadi energi positif bagi tim nasional untuk terus berprestasi di kancah internasional.

Komentar